Breaking News

SMP Negeri 2 Saronggi, Tanam Terumbu Karang Di Pulau Gili Labak

Sumenep I Politiko News – Destinasi wisata Bahari di wilayah Kabupaten Sumenep, yaitu Pantai Gili labak mendapat perhatian dari siswa/i SMPN 2 Saromggi dan SMPN 1 Talango.

Para siswa/i melakukan penelitian yang sekaligus melakukan peningkatan untuk melestarikan Kekayaan Laut dengan Melakukan Transplantasi Terumbu Karang diwilaya Gili Labak Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan penanaman terumbu karang merupakan inisiatif siswa/i dalam rangka menjaga dan meningkatkan biota laut juga dalam rangka memperingati hari World Cleanup Day. Sabtu 21 September 2019

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Saronggi, Eva Kartika Nurfadi’a, M,Pd bersama dewan guru yang mendampingi siswa/i nya menyampaikan kegiatan ini sangat bersinergi dengan kegiatan pemerintah untuk meningkatkan dan melestarikan lingkungan laut.

“Terumbu karang merupakan sumber utama yang menghasilkan oksigen untuk menjaga ekosistem biota laut,” kata Eva panggilan akrab Kepala sekolah SMPN 2 Saronggi.

Kegiatan ini, bekerja sama dengan Pokmaswas yang akan berkesinambungan agar supaya tetap terjaga terumbu karang yang di tanam oleh para siswa/i SMPN 2 Saronggi dan SMPN 1 Talango.

Disela sela mempersiapkan untuk menjadi “Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri”, SMPN 2 Saronggi, para dewan Guru dan Komite sekolah memberikan spirit kepada siswa/i agar memberikan dukungan pula kepada kelestarian alam yamg ada di sekitanya.

“Kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi soal budaya, mencintai lingkungan laut kepada siswa/i SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 1 Talango, yang nantinya akan dikembangkan ke masyarakat luas, bagaimana untuk mencintai dan melestarikan lingkungan laut,” ucap Eva.

Ketua Pokmaswas Maskuriyanto mengatakan kegiatan ini, salah satu wujud pengenalan lingkungan terutama laut, dan lebih dekat lagi yaitu terumbu karang.

Destinasi pulau gili labak tempat para wisatawan untuk menikmati lingkungan alam, akan tetapi banyak terumbu karang yang rusak, karena banyak foktor lain, salah satunya para penyelam.

Untuk penanggulangannya menurut Maskuriyanto, dengan cara transplantasi terumbu karang “saya mengapresiasi kegiatan siswa/i SMPN 2 Saronggi dan SMPN 1 Talango yang masih punya semangat untuk membudayakan cinta lingkungan terutama laut,” jelasnya.

“Apabila terumbu karang mengalami rusak satu senti saja akan memakan waktu satu tahun untuk kembali ke asalnya”, jelas Maskur.

Sehingga sangat penting kiranya para wisatawan yang datang ke Gili Labak untuk lebih memahami tentang kelestarian biota laut, bukan nantinya merusak ekosistem yang ada.

“Kami harapkan kepada semua wisatawan yang datang ke Gili Labak untuk ikut menjaga kelestarian biota laut,” pungkasnya. (Min)


Artikel yang berjudul “SMP Negeri 2 Saronggi, Tanam Terumbu Karang Di Pulau Gili Labak” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments