Kepala Bappeda : Angka Kemiskinan di Sumenep Meningkat
Kepala Bappeda Sumenep; Yayak Nurwahyudi
Sumenep, sigap88.com – Angka kemiskinan di kabupaten Sumenep tahun 2018 meningkat dibandingkan tahun 2017, menurut kepala BPPEDA Sumenep dikarenakan Bansos (Bantuan Sosial) belum terealisasi.
Kepala BAPPEDA Yayak Nurwahyudi mengatakan, dari hasil Surve, meningkatnya angka kemiskinan dikarenakan belum tersalurnya Bansos (Bantuan Sosial) yang berupa beras sejahtra, sehingga jumlah makan masyarakat sehari hari menurun.
“Dari bulan Januari sampai bulan Maret bantuan Beras Sejahtra untuk masyarakat miskin belum terealisasi, yang berakibat masyarakat makannya berkurang”, kata kepala BAPPEDA.
Bahkan menurutnya, masyarakat kabupaten Sumenep sebagian masih ketergantungan kepada bansos Rastra.
“Saat ini pendapatan rata rata (income perkapita) masyarakat Sumenep meningkat namun dikarenakan ada indikator lain yang tidak berbandimg lurus sehingga angka kemiskinan naik”, jelasnya.
Masyarakat yang dikatagorikan miskin tersebar di semua desa di kabupaten Sumenep ” penyebaran masyarakat miskin ada di setiap desa namun keberadaannya tidak rata di setiap desa”, jelasnya.
Sedangkan berdasarkan temuan pansus LKPJ Bupati Sumenep akhir tahun 2018, angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep meningkat jika dibandingkan tahun 2017. Menurut Pansus, dikarena rencana pengentasan kemiskinan yang belum strategis, tapi lebih mengandalkan program pusat seperti KIS ataupun PKH. (Ain)
Artikel yang berjudul “Kepala Bappeda : Angka Kemiskinan di Sumenep Meningkat” ini telah terbit pertama kali di:
No comments