Warga dan Kades Pohgading Berharap Bantuan DLH-KP Kab Pasuruan Terkait Sampah di Dsn Putih | Politiko News
Pasuruan Politiko News – Warga dusun putih, desa Pohgading, kecamatan Winongan kabupaten Pasuruan Jawa Timur, keluhkan terkait tidak adanya tempat pembuangan sampah (Tps) sehingga warga dusun setempat terpaksa membuang samah ke sembarang tempat.
Pasalnya, dusun putih, desa Pohgading merupakan permukiman yang padat penduduk sehingga warga kesulitan untuk membuat penampungan sampah di tempat lahan pelataran rumahnya masing – masing lantaran hampir tidak ada lahan kosong.
Fatkhur merupakan warga dusun putih, desa Pohgading, mengatan bahwa di dusun putih memang sangat padat akan penduduk dan rumahnya juga minim pelataran kosong sehingga warga kesulitan untuk membuat penampungan sampah sementara.
“Dibandingkan dusun lain yang ada di desa Pohgading ini, dusun kami sangat padat penduduknya sehingga warga kesulitan untuk membuat penampungan sampah sementara untuk selanjutnya dibuang ke tempat sampah lahan milik desa,” ungkapnya.
Menurut Fatkhur, jarak dusun putih dengan tempat pembuangan sampah yang berada di lahan milik desa ini lumayan jauh, sehingga warga terpaksa membuang sampah ke sungai dan lahan milik warga yang dekat sekali dengan permukiman.
Menanggapi hal ini, Kepala desa Pohgading, Jarot Iswahyudi mengatakan pihaknya sudah mensosialisasikan hal ini kepada warga, namun untuk dusun tersebut sangat padat penduduknya sehingga warga kesulitan untuk membuat sampah sementara di pelataran rumahnya masing – masing karena minimnya pelataran yang dimiliki warga.
“Saya sudah mensosialisasikan kepada warga agar supaya membuat penampungan sampah sementara dengan cara membuat galian didepan atau di belakang rumahnya masing-masing, tapi rata-rata rumah warga tidak ada pelataran yang kosong,” terang Jarot.
Lanjut Kades Jarot, sehingga kami perlu perhatian dari dinas DLH- KP Kabupaten Pasuruan, untuk memberikan fasilitas berupa kendaraan ataupun gerobak untuk mengangkut sampah.
“Kami berharap kepada dinas DLH-KP agar supaya bisa turun untuk melihat kondisi di desa kami bahwa di desa kami sangat butuh penanggulangan sampah, karena setiap turun hujan, warga sering terkena penyakit demam berdarah,” ujar Kases Jarot.
Dari data yang diperoleh, pada tahun 2016 sempat memakan korban sampai meninggal dunia lantaran terkena demam berdarah. Sedangkan untuk saat ini korban yang menderita penyakit demam berdarah ada 3 orang.
Untuk korban yang terkena demam berdarah ini, merupakan warga dusun putih, desa Pohgading yang tidak jauh dari lingkungan padat penduduk yang tidak memiliki tempat pembuangan sampah, sehingga hal itu memicu berkembangnya penyakit yang sangat mematikan itu, yakni demam berdarah. (Mkt/Gun)
Artikel yang berjudul “Warga dan Kades Pohgading Berharap Bantuan DLH-KP Kab Pasuruan Terkait Sampah di Dsn Putih | Politiko News” ini telah terbit pertama kali di:
No comments