Breaking News

Proyek Dermaga Tambat Labuh Kab Belitung DIDUGA di Buat Asal Jadi Politiko News Politiko News

Tanjung Pandan, Politiko News – Proyek pembangunan dermaga Tambat Labuh milik Dinas Perikanan Kabupaten Belitung dengan pagu dana Rp. 481.248.785,00.- (empat ratus delapan puluh satu juta dua ratus empat puluh delapan ribu tujuh ratus delapan puluh lima rupiah) yang dikerjakan CV. Amanah Bunda dan tanggal kontrak tanggal 22 Juni 2018 dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender di duga di pembangunan asal jadi.

Di langsir pemberitaan amunisinews.co.id berdasarkan pantauan wartawan di lapangan pada hari Senin ( 22/10/2018) ditemukan tiang pancang masih dilakukan menggunakan sistem tradisional, terlihat beberapa tukang bangunan sedang menurunkan tiang pancang ke dasar laut dengan memasang selang air diujung tiang pancang yang berfungsi untuk menyemprotkan air ke dalam tanah.

Seharusnya proses pemasangan tiang pancang tersebut harus menggunakan sistem Hammer sehingga dapat memberikan tekanan beban pada bagian ujung tiang dengan cara menjatuhkan beban ke tiang pancang yang dipukul secara berulang ulang hingga penetrasi tiang pancang dapat masuk secara maksimal ke dalam tanah.

Konfirmasi yang di lakukan wartawan kepada Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK), Bapak Slamet S. ST mengakui bahwa tiang pancang proyek dermaga itu dipasang dengan sistem tradisional.

Dengan alasan dana proyek terlalu kecil untuk menyewa mesin Hammer yang harga sewanya mahal,

“Memang pak Kami pasang tiang pancang secara tradisional, karena kalau menyewa hammer biayanya mahal dan tanah disini cukup keras kok”, katanya saat menemani wartawan investigasi di proyek Dermaga tersebut, Rabu (24/10/18)

Saat disinggung proses penawaran lelang proyek itu apakah harus memakai dukungan dari pabrik tiang pancang, Slamet mengelak itu adalah dokumen LPSE.

“itu bagian LPSE pak”, katanya lagi.

Selain itu di temukan juga kejanggalan anyaman besi dak lantai beton, jaraknya terlalu jarang, yang terlihat berjarak 20 cm sampai dengan 25 cm) dimana semestinya maksimal dalam jarak 10 cm dalam satu ruas anyaman besi yang berdiameter 10 mm.

Tetapi Slamet didampingi Niftah selaku konsultan tehnik proyek dermaga itu akan menambah besi anyaman tersebut setelah pemasangan yang lainnya selesai, tetapi apakah mungkin pada barisan lapisan bawahnya juga akan ditambah dan disusun rapi karena sudah ditata dengan maksimal dan waktu pelaksanaan pekerjaan itu sudah mendesak.

“Akan kami tambah lagi pak, kami kerjakan yang ujung dulu baru kita susun lagi anyaman besinya”, kata PPK.(Imw)

Content Protection by DMCA.com


Artikel yang berjudul “Proyek Dermaga Tambat Labuh Kab Belitung DIDUGA di Buat Asal Jadi Politiko News Politiko News” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments