Breaking News

Akibat Tidak Ada Tindakkan Tegas Kawasan Hutan Lindung Parit Tiga Kembali di Tambang Politiko News Politiko News

Bangka Barat, Politiko News – Puluhan unit mesin tambang timah ilegal kembali beraktifitas di beberapa tempat di dalam kawasan hutan lindung, di antaranya kolong mayat yang bersebelah dengan kolong Pelampung dan kolong Gelam Desa Ketap Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat.

Sistem operasi tambang ilegal tersebut dengan sistem rajuk dengan menggunakan ponton, kesemua aktivitas tambang ilegal tersebut berada di wilayah hukum Polsek Parit Tiga Kab. Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, aktifitas penambangan ilegal di kawasan hutan lindung tersebut baru berjalan dua minggu akibat adanya pemberitaan sebelumnya.

Sangat di sayangkan sekali aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan lindung tersebut, para penambang hanya di beri peringatan tanpa ada penangkapan dan penyitaan barang bukti, penambang hanya di beri surat-surat teguran dari pihak KPH Dinas Kehutanan Provinsi Babel maupun himbauan dari aparat kepolisian.

sumber dilapangan yang namanya minta dirahasiakan inisial UI menyebutkan kalau aktifitas tambang kembali di lakukan karena ada kesepakatan dari berbagai pihak penambang untuk menyanggupi membayar fee 20 persen dari hasil penambangan, namun sangat di sayangkan sumber informasi ini menutup rapat-rapat fee koordinasi keamanan sebesar 20 persen itu disetor kepada siapa, “ucap UI. Beberapa orang kepercayaan bos Atiam dan Akiong ada disini, diantaranya ada yang bernama Gareng, Sudar, Junai dan Deka, mereka inilah yang membeli pasir timah lalu dibawa ke gudang bos Atiam dan Akiong di Parittiga Jebus.

Ditempat berbeda namun masih diseputaran lokasi penambangan di kolong mayat, sumber lain mengaku kalau aktifitas penambangan baru kembali normal sekitar dua minggu.

“Baru dua minggu ini para penambang kembali beraktifitas akan tetapi belum banyak hasil ”ujar salah seorang warga pendatang yang menetap dikawasan itu kepada wartawan Rabu (24/10/2018)

Menurut dia ada beberapa kelompok penambang, yang masing masing memiliki Bos, “Bos” yang di maksud adalah pemodal dan penerima hasil tambang ilegal di kawasan hutan yaitu bos Akiong dan bos Atiam yang beralamat di Parit Tiga Jebus.

“Pasir timah dari hasil penambangan di kolong Gelam dan kolong mayat disetor ke bos besar di Parittiga yaitu Bos Akiong dan Bos Atiam” ujar dia

Di dalam warung kopi yang atapnya terbuat dari terpal berwarna hijau itu ia bercerita, penambang disini tidak hanya dikolong mayat sambil menunjukan tangan ke arah kolong mayat, akan tetapi ada diseberangnya itu, nah kalau tambang kolong itu juga jumlahnya puluhan unit, pasir timahnya disetor kepada bos Akiong

“Kedua bos besar itu memiliki orang kepercayaan dengan menugaskan masing masing memberi modal dan membeli hasil tambang, biasanya orang kepercayaan tersebut adalah warga setempat kata dia

Sementara,Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bangka Barat, Melyadi mengungkapkan jika kolong Mayat masuk masuk ke dalam kawasan hutan lindung ( HL ) ia juga mengaku pihaknya masih sering mengontrol ke daerah itu bahkan saat ini pihaknya ada yang kelapangan.

“Pihak kami juga hari ini ada yang kelapangan namun belum pulang dan saya belum mendapat laporan terkait aktifitas penambang dikolong mayat itu” kata Melyadi melalui sambungan telpon. Rabu malam (24/10/2018)

kata Mulyadi kita sudah sering kali memberi teguran kepada penambang agar tidak ada lagi aktifitas penambangan dikawasan hutan itu, kalaupun kembali ada aktivitas dalam waktu dekat kita akan menyurati pihak Kepolisian untuk bersama-sama melakukan tindakan tegas kepada penambang.

“Kita akan menyurati pihak Kepolisian untuk meminta bantuan personil untuk melakukan tindakan tegas terhadap penambang ” tegas Melyadi

Hingga berita ini dirilis, Kabag Ops Polres Bangka Barat Kompol Febriandi Haloho saat di hubungi berkali kali melalui sambungan telpon. Rabu (23/10/2018) tidak ada respon meskipun terdengar nada telpon aktif. (Imw).

Content Protection by DMCA.com


Artikel yang berjudul “Akibat Tidak Ada Tindakkan Tegas Kawasan Hutan Lindung Parit Tiga Kembali di Tambang Politiko News Politiko News” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments